Selasa, 18 Oktober 2011

Tugas 4 Sistem Informasi Management

TUGAS 4 :
1.      Top Manager lebih banyak berhubungan dengan keputusan-keputusan yang tidak terstruktur karena sesuai tanggung jawabnya Top Manager bertanggung jawab atas kebijakan –kebijakan perusahaan yang berhubungan dengan keadaan pasar, stuasi ekonomi dan moneter. Keadaan ini di luar kontrol perusahaan sehingga hanya Top Manager yang diberi kewenangan. Seperti kita ketahui bahwa keputusan Tidak berstruktur ialah suatu bentuk keputusan yang mencakup keputusan dimana prosedur yang harus diikuti tidak bisa ditentukan sebelumnya karena perubahan di luar lingkungan perusahaan. Contohnya : reorganisasi dalam perusahaan (terjadi secara tiba-tiba dan tidak berkala)
Manager menengah dan bawah lebih banyak berhubungan dengan keputusan-keputusan yang terstruktur karena sesuai tanggung jawabnya Manager menengah dan Manager tingkat bawah bertanggung jawab atas kebijakan-kebijakan perusahaan yang sudah ditetapkan sebelumnya oleh Top Manager seperti Standar Operasional Prosedur (SOP) dan Standar Maintenance Prosedure (SMP) atau dengan kata lain berhubungan dengan kebijakan kebijakan yang sudah terstruktur. Seperti kita ketahui bahwa keputusan terstruktur ialah suatu bentuk keputusan yang mencakup situasi dimana prosedur pengambilan keputusan yang harus diikuti dapat ditentukan sebelumnya.Contohnya : Kenaikan gaji, keputusan pemesanan barang, keputusan penagihan piutang,dll (dilakukan secara berkala).
2.   Sistem pendukung keputusan (SPK)adalah bagian dari sistem informasi berbasis komputer termasuk sistem berbasis pengetahuan atau manajemen pengetahuan yang dipakai untuk mendukung pengambilan keputusan dalam suatu organisasi atau perusahaan. Dapat juga dikatakan sebagai sistem komputer yang mengolah data menjadi informasi untuk mengambil keputusan dari masalah semi terstruktur yang spesifik.
Menurut Moore dan Chang, Sistem pendukung keputusan (SPK) dapat digambarkan sebagai sistem yang berkemampuan mendukung analisa data, dan pemodelan keputusan, berorientasi keputusan, orientasi perencanaan masa depan, dan digunakan pada saat-saat yang tidak biasa.
Sedangkan menurut Keen dan Scoot Morton Sistem Pendukung Keputusan merupakan penggabungan sumber-sumber kecerdasan individu dengan kemampuan komponen untuk memperbaiki kualitas keputusan. 
Sistem Pendukung Keputusan juga merupakan sistem informasi berbasis komputer untuk manajemen pengambilan keputusan yang menangani masalah-masalah semi struktur .Dengan pengertian diatas dapat dijelaskan bahwa Sistem pendukung keputusan (SPK) bukan merupakan alat pengambilan keputusan,melainkan merupakan sistem yang membantu pengambil keputusan dengan melengkapi mereka dengan informasi dari data yang telah diolah dengan relevan dan diperlukan untuk membuat keputusan tentang suatu masalah dengan lebih cepat dan akurat. Sehingga sistem ini tidak dimaksudkan
Contoh :
Kelangkaan BBM di beberapa wilayah di Indonesia telah mendorong upaya beberapa pihak yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan penimbunan. Untuk itu Manajemen di Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebagai lembaga pengatur yang bertanggung jawab memerintahkan Pertamina yang mengelolan BBM harus dengan cepat mengambil keputusan yang strategis atas gejala penimbunan sehingga dapat mengatur strategi distribusi dan pemasaran dalam upaya mengatasi kelangkaan dan penimbunan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar