Selasa, 25 Oktober 2011

Tugas online


kesimpulan : bahwa sistem informasi berbasis komputer sangatlah penting untuk menyimpan atau menginput data , sehingga dapat mengurangi resiko human error dan juga dapat membantu pekerjaan dalam mengolah informasi karena memiliki daya simpan yang tak terbatas.

TUGAS-TUGAS

1).Pengertian CBIS adalah sistem pengolahan suatu data menjadi sebuah informasi yang berkualitas yang berbasis pada komputer dan dapat dipergunakan sebagai alat bantu yang mendukung pengambilan keputusan, koordinasi dan kendali serta visualisasi dan analisis serta sistem informasi ini akurat dan efektif.

2). Peran spesialis informasi adalah mengembangkan dan memelihara sistem informasi berbasis komputer

. Terdapat 5 (lima) golongan utama spesialis informasi, yaitu :
#     Sistem analyst
#     Database administrator
#     Network specialist
#     Programmer
#     Operator
kerjasama antar golongan tersebut dilakukan dalam rangka mengembangkan sistem berbasis komputer,anilis sistem bekerjasama dengan pemakai guna mengembangkan sistem baru dan memperbaiki sistem yang sekarang.mereka merupakan pakar dalam mengidentifikasikan masalan dan menyiapkan dokumentasi tertulis mengenai cara komputer membantu pemecahan masalah.

Senin, 24 Oktober 2011

Tugas 5

1.Apa tujuan dari informasi perlu diamankan ? Jelaskan dan berikan contoh jawaban anda?

  • Tujuan dari informasi sangat perlu diamankan karena bila tujuan dari informasi diketahui oleh orang yang tidak bertanggung jawab maka rahasia perusahaan dapat diketahui oleh kompetitornya. Sebuah perusahaan harus mempunyai suatu kerahasian management yang hanya boleh diketahui oleh beberapa orang tertentu yang biasanya di mulai dari tingkatan middle management. 

  • Contoh kasus : Di suatu hotel A selama 2 tahun terakhir mampu mencapai tingkat occupancy 95% setiap harinya. suatu saat rahasia management di hotel A di ketahui oleh kompetitornya hotel B karena ada salah satu karyawannya mempunyai teman di hotel B dan tanpa sengaja berbicara tentang management tempat bekerjanya sehingga karyawan hotel B berbicara kepada mangement perusahaannya. dan akibatnya occupancy di hotel A mengalami penurunan, dan occupancy di hotel B mengalami perkembangan.

2. Apa yang dilakukan oleh manager apabila informasi akurat, tidak aman dan relevan ?
  • Seorang Manager harus langsung bertindak karena bila hal ini dibiarkan akan berakibat buruk untuk perusahaan. seorang manager harus mencari sumber data yang akurat, tidak aman, dan relevan tersebut lalu mengevaluasi dan mancari solusi untuk menyelesaikan maslah tersebut.
3. Bagaimana tahapan2 dalam mengamankan informasi ? Jelaskan

  • Fisik (physical security), keamanan tahapan ini adalah keamanan fisik yang cenderung ke arah keamanan hardware dari sistem informasi tersebut. Contohnya adalah menyimpan server di tempat yang aman (kalau perlu dijaga oleh penjaga) dan yang memiliki suhu udara yang stabil agar server dapat bekerja dengan maksimal.

  • Manusia (personal security), keamanan ini cenderung ke arah siapa saja yang bisa mengakses informasi tersebut dalam hal ini ada user previlege di sistem informasi tesebut. Dan juga siapa saja yang memiliki akses ke ruang server tersebut.

  • Data, media dan teknik, pada tahapan ini menitikberatkan kepada keamaman teknis bagaimana data tersebut disimpan dan media yang digunakan untuk mengirim data tersebut ke tempat lain. Dalam hal ini kita biasanya menggunakan teknik keamanan seperti enkripsi data, penggunaan ssh untuk mentransfer informasi tersebut melalui internet dan berbagai teknik lain yang bisa kita gunakan. Nah, biasanya tahapan ini dipelajari di kampus-kampus melalui mata kuliah keamanan data dan jaringan. 

  • Kebijakan dan Prosedur. Nah pada tahapan ini adalah cenderung kearah pembuatan standar operasional prosedur dari instansi atau perusahaan dalam menggunakan sistem tersebut. Biasanya bagian divisi IT mengembangkan SOP dalam penggunaan sistem informasi dan harus dijalankan oleh seluruh karyawan agar sistem tersebut aman. Seaman apapun sistem informasi dengan teknik enkripsi 512bit sekalipun jika tidak didukung oleh SOP yang baik maka sistem tersebut masih dikatakan ada hole-nya yang bisa dimasuki oleh hacker.

Selasa, 18 Oktober 2011

Tugas 4 Sistem Informasi Management

TUGAS 4 :
1.      Top Manager lebih banyak berhubungan dengan keputusan-keputusan yang tidak terstruktur karena sesuai tanggung jawabnya Top Manager bertanggung jawab atas kebijakan –kebijakan perusahaan yang berhubungan dengan keadaan pasar, stuasi ekonomi dan moneter. Keadaan ini di luar kontrol perusahaan sehingga hanya Top Manager yang diberi kewenangan. Seperti kita ketahui bahwa keputusan Tidak berstruktur ialah suatu bentuk keputusan yang mencakup keputusan dimana prosedur yang harus diikuti tidak bisa ditentukan sebelumnya karena perubahan di luar lingkungan perusahaan. Contohnya : reorganisasi dalam perusahaan (terjadi secara tiba-tiba dan tidak berkala)
Manager menengah dan bawah lebih banyak berhubungan dengan keputusan-keputusan yang terstruktur karena sesuai tanggung jawabnya Manager menengah dan Manager tingkat bawah bertanggung jawab atas kebijakan-kebijakan perusahaan yang sudah ditetapkan sebelumnya oleh Top Manager seperti Standar Operasional Prosedur (SOP) dan Standar Maintenance Prosedure (SMP) atau dengan kata lain berhubungan dengan kebijakan kebijakan yang sudah terstruktur. Seperti kita ketahui bahwa keputusan terstruktur ialah suatu bentuk keputusan yang mencakup situasi dimana prosedur pengambilan keputusan yang harus diikuti dapat ditentukan sebelumnya.Contohnya : Kenaikan gaji, keputusan pemesanan barang, keputusan penagihan piutang,dll (dilakukan secara berkala).
2.   Sistem pendukung keputusan (SPK)adalah bagian dari sistem informasi berbasis komputer termasuk sistem berbasis pengetahuan atau manajemen pengetahuan yang dipakai untuk mendukung pengambilan keputusan dalam suatu organisasi atau perusahaan. Dapat juga dikatakan sebagai sistem komputer yang mengolah data menjadi informasi untuk mengambil keputusan dari masalah semi terstruktur yang spesifik.
Menurut Moore dan Chang, Sistem pendukung keputusan (SPK) dapat digambarkan sebagai sistem yang berkemampuan mendukung analisa data, dan pemodelan keputusan, berorientasi keputusan, orientasi perencanaan masa depan, dan digunakan pada saat-saat yang tidak biasa.
Sedangkan menurut Keen dan Scoot Morton Sistem Pendukung Keputusan merupakan penggabungan sumber-sumber kecerdasan individu dengan kemampuan komponen untuk memperbaiki kualitas keputusan. 
Sistem Pendukung Keputusan juga merupakan sistem informasi berbasis komputer untuk manajemen pengambilan keputusan yang menangani masalah-masalah semi struktur .Dengan pengertian diatas dapat dijelaskan bahwa Sistem pendukung keputusan (SPK) bukan merupakan alat pengambilan keputusan,melainkan merupakan sistem yang membantu pengambil keputusan dengan melengkapi mereka dengan informasi dari data yang telah diolah dengan relevan dan diperlukan untuk membuat keputusan tentang suatu masalah dengan lebih cepat dan akurat. Sehingga sistem ini tidak dimaksudkan
Contoh :
Kelangkaan BBM di beberapa wilayah di Indonesia telah mendorong upaya beberapa pihak yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan penimbunan. Untuk itu Manajemen di Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebagai lembaga pengatur yang bertanggung jawab memerintahkan Pertamina yang mengelolan BBM harus dengan cepat mengambil keputusan yang strategis atas gejala penimbunan sehingga dapat mengatur strategi distribusi dan pemasaran dalam upaya mengatasi kelangkaan dan penimbunan.

Tugas 3


TUGAS  3
1.       Kenapa informasi harus dikelola dengan baik dan benar oleh  para  tingkatan  manager ?
Jawab :
1.            Karena  informasi  merupakan  bahan dasar untuk pengambilan keputusan saat ini maupun yang akan datang.
2.      Informasi yang didapatkan digunakan sebagai pendukung perencanaan Dan perumusan kebijaksanaan.
3.      Informasi yang didapatkan sebagai alat bantu perencanaan (planning) dan pembuatan keputusan (decision maker).
4.      Informasi yang didapatkan sebagai pendukung operasi manajemen sehari-hari didalam organisasi.
Karena pentingnya fungsi informasi, maka informasi harus dikelola dengan baik dan benar oleh  para  tingkatan  manager.
2.      Informasi yang dibutuhkan oleh para manager harus mempunyai nilai yang Uptodate, Detail dan Akurat.
Uptodate, artinya informasinya harus tepat waktu
Contoh : Ada informasi akan ada rombongan tamu dari Jepang. Jika informasi diterima pada bulan Oktober padahal tamunya datang pada bulan September maka informasi tersebut sudah tidak ada artinya.
Detail, Artinya informasi harus lengkap seperti Kapan tamu akan datang, berapa orang jumlahnya, menggunakan transportasi apa, fasilitas apa yang dibutuhkan, kapan dan dimana tamu akan dijemput.
Akurat, artinya informasi tersebut harus mempunyai tingkat kebenaran yang tinggi, baik jumlah, tempat, waktu, biaya dan sumber dananya.
3.      Informasi-informasi yang dibutuhkan oleh para tingkatan manager :
Tingkatan top manager :
 * Manajemen tingkat atas merupakan manajemen tingkat strategi, informasi yang  dibutuhkan lebih tersaring atau lebih ringkas.
 *  Informasi yang didapatkan digunakan sebagai pendukung perencanaan Dan perumusan kebijaksanaan.
Manajemen Tingkat Menengah :
 *   Manajemen menengah merupakan manajemen tingkat taktik, informasi yang dibutuhkan lebih tersaring untuk mengendalikan manajemen.
 *   Informasi yang didapatkan sebagai alat bantu perencanaan (planning) dan pembuatan keputusan (decision maker)
Manajemen Tingkat Bawah :
 *   Manajemen tingkat bawah merupakan manajemen tingkat teknis yang membutuhkan laporan yang terinci, karena digunakan untuk mengendalikan operasi.
 *   Informasi yang didapatkan sebagai pendukung operasi manajemen sehari-hari didalam organisasi.

Minggu, 16 Oktober 2011

Tugas 2 Sistem Informasi Management

1.top manajement
 adalah yang bertugas membuat perencanaan dan kegiatan perusahaan secara umum,dan mengarahkan berjalannya perusahaan. top manajement juga bertugas mengambil keputusan-keputasan manajemen dari seluruh organisasi yang berjalan diperusahaan tersebut.contohnya:CEO,CFO,CIO 
2. middle manajement 
 adalah bertanggung jawab melaksanakan rencana dan memastikan tercapainya suatu tujuan yang sudah dikonsep sehingga apa yang direncanakan akan berjalan lancar.
3.low manajement 
 adalah tingkat manajement paling bawah yang tugasnya mengawasi dan melaksankan kegiatan yang dilakukan oleh karyawan. dan memberikan intruksi-intruksi apabila ada perubahan. low manajement biasa juga disebut dengan manajer area ,manajer shift, manajer kantor.

Selasa, 11 Oktober 2011

Hepatitis A

Penyakit Hepatitis A disebabkan oleh virus yang disebarkan oleh kotoran/tinja penderita biasanya melalui makanan (fecal - oral), bukan melalui aktivitas seksual atau melalui darah. Hepatitis A paling ringan dibanding hepatitis jenis lain (B dan C). Sementara hepatitis B dan C disebarkan melalui media darah dan aktivitas seksual dan lebih berbahaya dibanding Hepatitis A.

Masa inkubasi

Waktu terekspos sampai kena penyakit kira-kira 2 sampai 6 minggu. penderita akan mengalami gejala gejala seperti demam, lemah, letih, dan lesu, pada beberapa kasus, seringkali terjadi muntah muntah yang terus menerus sehingga menyebabkan seluruh badan terasa lemas. Demam yang terjadi adalah demam yang terus menerus, tidak seperti demam yang lainnya yaitu pada demam berdarah, tbc, thypus, dll.

Gejala

Seringkali tidak ada bagi anak kecil; demam tiba-tiba, hilang nafsu makan, mual, muntah, penyakit kuning (kulit dan mata menjadi kuning), air kencing berwarna tua, tinja pucat. Hepatitis A dapat dibagi menjadi 3 stadium: (1) pendahuluan (prodromal) dengan gejala letih, lesu, demam, kehilangan selera makan dan mual; (2) stadium dengan gejala kuning (stadium ikterik); dan (3) stadium kesembuhan (konvalesensi). Gejala kuning tidak selalu ditemukan. Untuk memastikan diagnosis dilakukan pemeriksaan enzim hati, SGPT, SGOT. Karena pada hepatitis A juga bisa terjadi radang saluran empedu, maka pemeriksaan gama-GT dan alkali fosfatase dapat dilakukan di samping kadar bilirubin.

Masa pengasingan yang disarankan

Selama 2 minggu setelah gejala pertama atau 1 minggu setelah penyakit kuning muncul. Pasien juga diharapkan menjaga kebersihan

Pencegahan

Menjaga kebersihan perorangan seperti mencuci tangan dengan teliti; orang yang dekat dengan penderita mungkin memerlukan terapi imunoglobulin. Imunisasi hepatitis A bisa dilakukan dalam bentuk sendiri (Havrix) atau bentuk kombinasi dengan vaksin hepatitis B (Twinrix). Imunisasi hepatitis A dilakukan dua kali, yaitu vaksinasi dasar dan booster yang dilakukan 6-12 bulan kemudian, sementara imunisasi hepatitis B dilakukan tiga kali, yaitu dasar, satu bulan dan 6 bulan kemudian. Imunisasi hepatitis A dianjurkan bagi orang yang potensial terinfeksi seperti penghuni asrama dan mereka yang sering jajan di luar rumah.


karakteristik sebuah sistem (sistem Penerimaan Karyawan)

1. Mempunyai Komponen
Segala sesuatu yang menjadi bagian dalam proses penerimaan karyawan. Dan yang termasuk dalam komponen ini adalah HRD Manager. HRD sangat berperan penting dalam hal perekrutan / penerimaan karyawan.


2. Mempunyai Batasan
Segala sesuatu yang bertujuan untuk membatasi atau membedakan satu sistem dengan sistem yang lainnya. Batasan ini juga memberikan tujuan dari sistem penerimaan karyawan.


3. Mempunyai Lingkungan
Segala sesuatu yang berada diluar sistem seperti, informasi pasar tenaga kerja, penjadwalan wawancara, perekrutan dan analisis rekruitmen.

4. Mempunyai Penghubung / Antar Muka (Interface)
Segala sesuatu yang menjembatani atau menghubungkan antara komponen sistem perekrutan / penerimaan karyawan saling berinteraksi, seperti wawancara.


5.  Mempunyai Masukan (input)
Data-data atau dokumen yang diperlukan dalam perekrutan / penerimaan karyawan seperti, riwayat hidup atau (CV) curriculum vittae milik pelamar. Kemudian dari cv pelamar dilakukan penyortiran antara pelamar yang akan dipanggil dengan yang gagal memenuhi standar suatu pekerjaan. Lalu berikutnya adalah memanggil kandidat terpilih untuk dilakukan ujian test tertulis, wawancara kerja / interview dan proses seleksi lainnya.


6. Mempunyai Pengolahan (processing)
Proses pengelolaan data sehingga dapat digunakan sebagai sumber (informasi/analisis) yang dapat dipercaya. HRD menyimpan database yang berhubungan dengan pegawai dan memproses data tersebut untuk memenuhi kebutuhan informasi.


7. Mempunyai Keluaran (output)
Merupakan hasil dari masukan dan dalam pengolahan data-data yang ada .


8. Mempunyai Sasaran dan Tujuan
Sasaran dan tujuan dalam perekrutan karyawan adalah,
Sasaran; calon karyawan yang dipilih yang telah kompeten dalam bidangnya dan dibutuhkan oleh perusahaan tersebut.
Tujuan; mencari pengganti karyawan yang keluar,berakhirnya masa kerja karyawan dan karyawan meninggal dunia.


9. Mempunyai Kendali (control)
Di lakukan nya sebuah kesepakatan antara calon karyawan dengan HR manager dengan membahas tentang Hak dan Kewajiban dan job description calon karyawan tersebut selama bekerja di perusahaan itu.


10. Mempunyai Umpan Balik (feed back)
Mempunyai umpan balik yang baik, antara calon karyawan tersebut dengan pihak perusahaan tersebut.


contoh kasus :

Dalam suatu Hotel bintang 5 sedang membutuhkan 30 karyawan baru. Pihak HRD melakukan penyebaran informasi melalui media cetak ataupun internet. Dan ada 500 orang yang mengirim lowongan pekerjaan  lalu Pihak HRD menyeleksi data-data atau lampiran dari para calon karyawan sebelum mereka di hubungi untuk interview. dari penyeleksian data terkumpullah 100 orang untuk mengikuti tahap interview. Setelah tahap interview terpilih 50 orang untuk melakukan tes kesehatan atau medical check up, dan hanya 30 orang yang lolos ke tahap terakhir. ini yang dimaksud dari karakteristik sebuah sistem (sistem penerimaan karyawan )